Perbedaan Antara Garansi Distributor dan Garansi Resmi Pada Smartphone | Ulas Ulasan

Perbedaan Antara Garansi Distributor dan Garansi Resmi Pada Smartphone

Perbedaan Garansi Distributor dan Garansi Resmi

Perkembangan teknologi sangat begitu deras dan arus perkembanganya tak terbendung sehingga banyak manusia yang terbantu dengan adanya teknologi. Salah satu contoh perkembangan teknologi yang sangat membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari dalam komunikasi adalah Telepon Genggam atau istilah sekarang lebih dikenal dengan Smartphone.

Menurut data yang diperoleh dari Gartner, penjualan Smartphone dari tahun ke tahun selalu meningkat. Tahun 2016 sekitar 1,49 Miliar Unit Smartphone telah terjual dan meningkat pada 2017 sekitar 1,53 Miliar Unit Smartphone. Dengan jumlah yang banyak ini tentu para vendor smartphone seperti Apple, Oppo, Huawei, Samsung, Xiaomi, Sony, Vivo dan merk lainnya tentu saja akan memperhatikan kebutuhan konsumen setelah membeli Smartphone. Garansi merupakan hal yang terpenting ketika konsumen ingin membeli Smartphone baru atau bekas, karena ketika membeli Smartphone tidak memperhatikan garansi akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti spare part yang tertanam di dalam smartphone tidak sesuai dengan spesifikasi pada umumnya bahkan smartphone yang dibeli tidak bisa berfungsi sama sekali.

Maka, sebelum membeli smartphone harap perhatikan Garansi terutama asal dari Perusahaan mana itu diberikan apakah itu Garasi Resmi yang ditunjuk perusahaan Resmi dari vendor smartphone tersebut atau Garansi Distributor yang bukan ditunjuk oleh Perusaahn Resmi. Mari kita mengulas !

1. Harga Garansi Distributor Lebih Murah Dari Garansi Resmi
Harga yang murah merupakan salah satu faktor yang memikat pembeli. Harga murah yang ditawarkan oleh Garansi Distributor merupakan daya tarik sendiri, akan tetapi dengan murahnya tentu kita harus berhati-hati karena ada pepatah yang mengatakan " Harga Sesuai Kualitas"

2. Kantor Klaim Garansi Distributor Hanya Satu Sedangkan Garansi Resmi Banyak
Dengan banyaknya kantor Customer Service atau Kantor Klaim Garansi akan memudahkan pembeli untuk mengunjunginya ketika ada kendala dengan Smartphone tersebut dengan segera mungkin. Berbeda dengan Garansi Distributor, Kantor Klaim Garansi atau Customer Service hanya ada di Jakarta tidak tersebar di tiap kota-kota yang ada di Indonesia seperti Kantor Customer Service Garansi Resmi.

3. Proses Klaim Garansi Distributor Lebih Rumit dan Lama Daripada Garansi Resmi
Pernah suatu saat, saya membeli sebuah smartphone yang bergaransi Distributor dan baru beberapa hari dipakai, smartphone itu rusak dan kebetulan saya membeli di salah satu e-commerce di Indonesia dan dengan cepat direspon penjual dan dibantu klaim garansi. Hasilnya mengecewakan, klaim garansi tersebut harus diganti dengan Smartphone bukan diservice, dan lebih mengecewakan lagi penggantian  Smartphone yang ditawarkan bukan dengan spesifikasi dan tipe yang sama tapi malah mendapatkan spesifkasi dan tipe yang buruk.

4. Kualitas Produk Garansi Distributor Mengecewakan
Seperti pepatah yang ada di No.1 "Harga Sesuai Kualitas" itulah yang akan didapatkan ketika membeli Smartphone dengan Garansi Distributor. Dari segi penampilan mungkin sama dengan Garansi Resmi, tapi kalau mau menelusuri lebih dalam dari segi Hardware dan Software yang ditanamkan sangatlah mengecewakan bukan dari Hardware dan Software Asli yang dikembangkan oleh Developer Vendor Garansi Resmi tapi Abal-abal yang dapat berbahaya untuk keamanan, kenyamanan pengguna Smartphone itu sendiri, belum lagi Charger yang diberikan itu sangat tidak layak untuk Smartphone karena pada saat mengecas lama sekali penuhnya bahkan bisa menghabiskan lebih dari 3 jam bahkan lebih untuk mencapai 100%.

5. Produk Garansi Distributor Mudah Didapatkan
Tentu kita akan merasa senang ketika isu smartphone impian kita telah beredar setelah launching dan juga telah beredar di E-Commerce. Eiitss, tahan dulu, bisa saja barang yang beredar di E-Commerce itu belum resmi beredar di Indonesia, bukan berarti Garansi Distributor itu ilegal bisa masuk dan beredar di Indonesia tapi tetap dikenai Bea Cukai dan Pajak ya. Momen trending seperti ini sangat dimanfaatkan oleh Pihak Garansi Distributor agar penjualan mereka laku keras dan diburu. Maka sebagai konsumen yang bijak dan tidak kecewa di kemudian hari, tetaplah bersabar dan carilah informasi di Sosial Media atau Website Resmi Smartphone Tersebut.

Bijaklah dalam membeli Smartphone, karena pada saat ini Smartphone merupakan kebutuhan yang katanya primer setelah sandang, papan, pangan.

Kalau ingin bertanya-tanya dan tidak puas mengenai penjelasan Perbedaan Smartphone Distributor dan Garansi Resmi, Silakan Kontak :

Email : ulasulasanblog@gmail.com
Instagram : https://www.instagram.com/blog.ulasulasan
Twitter : https://twitter.com/UlasUlasanBlog
Facebook : https://www.facebook.com/ulasulasanblog

* Have a Nice Day - Selalu Tersenyum *   

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Perbedaan Antara Garansi Distributor dan Garansi Resmi Pada Smartphone "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel